Rubber crumb

Rubber Crumb atau Karet remah adalah daur ulang karet yang dihasilkan dari ban bekas otomotif atau truk. Selama proses daur ulang, baja dan kain ban (bulu) harus dihilangkan dengan proses memakai mesin khusus, dibantu pengolahan dengan granulator atau cracker pabrik, mungkin dengan cryogenics atau dengan cara mekanis, dapat mengurangi ukuran partikel lebih lanjut. Partikel-partikel berukuran dan diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria termasuk warna (hitam saja atau hitam dan putih). Granul yang berukuran dengan melewati filter dengan ukuran berdasarkan dimensi (1/4 inci) atau mesh (lubang per inci: 10, 20, dll). Rubber crumb sering digunakan dalam astroturf sebagai bantalan, di mana kadang-kadang disebut sebagai rumput sintetes

Mesh mengacu pada materi yang berukuran dengan melewati filter dengan angka untuk menandai lubang per inci. Misalnya, mesh 10 untuk Rubber crumb yang telah melewati filter dengan 10 lubang per inci menghasilkan butiran karet yang sedikit kurang dari 1/10 dari satu inci. Ukuran yang tepat akan tergantung pada ukuran kawat yang digunakan di filter saringan.

Beberapa produk karet tertentu dapat dipakai kembali atau menjadi karet daur ulang. Saat produk karet akan dipakai kembali untuk keperluan produk lain, umumnya bentuknya diubah menjadi remah karet (beberapa istilah lain: rubber powder, reclaim rubber, rubber mesh, recycle rubber chips, crumb rubber, rubber shredded, serbuk karet, karet bekas) yang banyak digunakan sebagai campuran pada beberapa produk tertentu atau produk karet yang lain.

Karet serbuk adalah produk yang ramah lingkungan karena dipakai dari bahan bekas, dan tidak larut dalam tanah ataupun air tanah. Selain mengurangi jumlah limbah karet yang terbuang ke lingkungan, pemakaian kembali limbah produk karet tertentu, tentu saja dapat menekan harga karet sebagai salah satu komponen penting penentu harga produk jadi yang dihasilkan. Dalam produk tertentu, penggunaan karet bertujuan memberikan sifat tertentu yang diinginkan.

Membangun suatu arena adalah proses yang membutuhkan biaya cukup mahal, dan dengan kenaikan harga pasir dan bahan-bahan bangunan lain, maka orang mencari alternatif bahan lantai arena yang tidak akan terbawa saat hujan atau hancur menjadi debu.

Di dunia barat, karet serbuk terlihat di berbagai arena, baik di dalam ataupun luar ruangan, dan karena karet serbuk tidak membusuk, maka dia cukup efektif dibandingkan dengan bahan-bahan lantai lain yang harus dipoles atau diganti setelah beberapa tahun.

Aplikasi yang umum dari karet serbuk adalah untuk karpet karet, karet kompon, sol sepatu karet, concrete/konstruksi bangunan, campuran aspal untuk mengurangi keretakan dan menambah daya tahan pada jalan raya / jalan tol, lapangan futsal, arena pacuan kuda dll. Pemakaian karet serbuk tersebut tentu saja akan mengurangi limbah karet yang terbuang percuma dengan demikian akan megurangi pencemaran lingkungan.

CONTOH PEMAKAIAN RUBBER CRUMB SEBAGAI CAMPURAN ASPAL PADA JALAN RAYA DAPAT DILIHAT PADA VIDEO BERIKUT: CRUMB RUBBER – ROAD TO THE FUTURE

Rubber untuk Arena Pacuan Kuda

Adanya granul karet / serbuk karet akan membantu mengurangi rasa sakit akibat pemain terjatuh dari atas kuda ketika berlatih atau bertanding di arena, bahkan rubber ini lebih baik dari rumput alam.Karena sifatnya tersebut, pemakaian rubber crumb granul atau cukup luas untuk berbagai arena permainan.

Untuk arena pacuan kuda (Equistrian), karet yang sama sekali tidak berdebu, harus dicampur dengan beberapa macam bahan kering seperti pasir, yang mungkin sudah ada di arena tersebut. Pencampuran dapat dilakukan dengan mudah dengan tangan atau dibiarkan saja diinjak oleh kuda, karena sifatnya yang ringan. Kebanyakan pabrik menganjurkan perbandingan 1 inci karet serbuk terhadap 2 inci pasir.
Lapangan futsal umumnya terdiri dari campuran 70% karet dan 30% pasir. Untuk meningkatkan elastisitas/kelenturan ataupun mengatur kekerasan produk tertentu, serbuk karet dipakai juga dalam campuran plastik, aspal, tile grout (nat keramik).

Purbo Rahadianto – purborahadianto@gmail.com

Advertisements